Putra Putri Jatim Dominasi Pra Pon Tenis Meja di Bali

Posted by Ali wardhana Jumat, 23 Oktober 2015 0 komentar
Fredi (Jateng) Sumber: Koran Muria

Putra dan Putri Jawa Timur mendominasi kualifikasi Pra Pon Bali 2015. Tim beregu putra dan putri Jatim sukses meraih peringkat.1 (satu)

Tim beregu putra Jawa Timur di semifinal berhasil dengan susah payah mengalahkan Tim Kuat Kalsel 3-1. Selanjutnya di babak Final Tim Putra Jatim mengalahkan Tim Putra Jawa Tengah dengan skor 3-0

Urutan Peringkat Beregu Putra
1. Jawa Timur
2. Jawa Tengah
3. Kalimantan Selatan
4. DKI Jakarta

Tim beregu putri Jatim juga berhasil meraih emas setelah menundukkan Jawa Tengah dengan skor 3-1



Baca Selengkapnya ....

Beregu dan Ganda Putra Tenis Meja Kalsel Raih Perunggu di Pra Pon Bali 2015

Posted by Ali wardhana 0 komentar





Komunitas tenis meja Kalsel mendapatkan kabar menggembirakan dari Bali. Melalui hubungan seluler, redaksi menerima berita kalau tim putra tenis meja Kalsel berhasil menyabet 2 medali perunggu pada seleksi kualifikasi tenis meja Pra Pon

Perunggu Beregu Putra

Setelah berhasil menumbangkan Daerah Istimewa Yogyakarta di babak perempat final dengan skor telak 3-0. Di babak semifinal tim beregu putra Kalsel harus mengakui keunggulan tim Jawa Timur dengan skor 1-3.

Jadi akhirnya peringkat beregu putra Pra Pon Tenis Meja di Bali adalah sebagai berikut:
1. Jawa Timur
2. Jawa Tengah
3. Kalimantan Selatan
4. Jakarta

Perunggu Ganda Putra

Sedangkan untuk nomor ganda putra , pasangan Gilang Ramadhan dan Jack Donald berhasil menembus semifinal , tapi sayangnya di babak semifinal Gilang dan Jack ditekuk pasangan DKI 1-3.

Informasi terakhir dari gedung Lili Bhuana Denpasar Bali  ternyata pasangan Gilang dan Jack berhasil meraih peringkat 3 atau medali perunggu dari nomor ganda putra

Demikian sekilas info dari Tim Tenis meja Putra Kalsel di Pra Pon Bali. Kita mengucapkan selamat bagi atlet-atlet kita yang telah berhasil berjuang dan mendapatkan medali di kualifikasi pra pon tenis meja bali 2015.


Baca Selengkapnya ....

Putra DKI dan Putri Jatim raih Emas Pra Pon Bandung

Posted by Ali wardhana Kamis, 22 Oktober 2015 0 komentar

Beregu Putra
Tim tenis meja beregu putra DKI Jakarta akhirnya keluar sebagai juara babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) XIX yang berlangsung di GOR Trilomba Juang, Bandung. Sementara tim putri harus puas sebagai runner up setelah kalah di final dari tim Kalimantan Timur 2 – 3.

Pada partai final beregu putra Kamis (22/10), DKI Jakarta menang 3 – 1 atas tim kuat Jawa Timur. Rocky yang turun sebagai tunggal pertama harus mengakui keunggulan Ficky dengan 11 – 13, 4 – 11, 2 – 11. Kemudian skor disamakan oleh David Jacobs yang mengalahkan M Husein dengan 7 – 11, 11 – 6, 11 – 8, 11 – 4.

DKI balik mempimpin setelah Bagus mengalahkan Fando dengan 11 – 4, 11 – 8, 14 – 12, kemudian dilengkapi dengan kemenangan David atas Ficky dengan 11 – 9, 11 – 8, 11 – 4.

Sebelumnya di babak semifinal Putra DKI mengalahkan Riau, 3-0 dan Jawa Timur menundukkan Jambi. Di babak semifinal tim beregu putra Jambi  harus menyerah dari juara bertahan Jawa Timur 1- 3.

Rio satu di antara pemain Jambi mengatakan sebenarnya menghadapi Jawa Timur persiapan sudah cukup matang hanya saja mereka memiliki tim cadangan, sedangkan anak Jambi sempat kelelahan. Padahal beberapa waktu lalu Jambi pernah mengalahkan mereka di Jawa Timur.

Dalam babak perebutan juara III, Tim beregu putra Jambi ini berhasil unggul 3- 0 atas Riau. Rio wakil Jambi pertama yang unggul atas Namda 3- 2. Disusul Momon mengalahkan Arif 3- 0 dan diakhiri keunggulan Dennis atas Andre 3- 1.

Beregu Putri

Tim putri DKI kalah dari Jatim 2 – 3 sehingga Stella dan kawan-kawan harus puas sebagai runner up. Tunggal pertama DKI yang menurunkan Mira melawan Christine, dimenangkan Christine dengan 9 – 11, 11 – 7, 5 – 11, 10 – 12. Stella yang turun di partai kedua melawan Silir Rovani menyamakan kedudukan dengan kemenangan 11 – 6, 7 – 11, 11 – 9, 12 – 14, 11 – 9.

Rina Sintya yang turun di partai ketiga melawan Yudha kembali membuat keunggulan dengan kemenangan 11 – 7, 11 – 6, 11 – 5. Sayangnya pada partei keempat Stella kalah melawan Christine dengan 11 – 8, 6 – 11, 11 – 13, 12 – 14. Pada partai penentuan antara Mira melawan Silir, Mira kalah dengan 11 – 7, 9 – 11, 12 – 10, 12 – 14, 9 – 11.

Manajer tim tenis DKI Jakarta Arifin Thahir mengatakan, khusus untuk putri tim DKI harus mempersiapkan diri lebih baik lagi. Medali emas di PON bisa direbut bila dalam sisa waktu satu tahun ini anak asuh pelatih asing dari Thailand, Karakij ini dapat meningkatkan prestasinya secara signifinal. (marpi)

Sumber:

 Koni DKI.or.id 

Tribun Jambi


Baca Selengkapnya ....

Kabar Kualifikasi Pra Pon Bandung

Posted by Ali wardhana Rabu, 21 Oktober 2015 0 komentar
Tim Putri DKI (sumber Koni DKI)

BANDUNG (SK) – Tim-tim unggulan putra dan putri memetik kemenangan mudah pada hari pertama babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bandung, Jawa Barat, Senin (19/10).

Hampir semuanya men­cetak kemenangan tanpa ba­­las dalam babak penyisihan grup untuk me­rebut tiket ke PON XIX Tahun 2016.

Jawa Timur, Daerah Isti­me­wa Yogyakarta, Bali, Jam­bi, Kalimantan Timur, Pa­pua Barat, Banten dan DKI Jakarta menjadi ung­gul­an pada bagian putra. Se­dangkan Jatim, Lam­pung, Kalimantan Utara, Riau, Papua, Banten, Su­ma­tera Barat dan Jakarta di­unggulkan di putri.

Putra-putri Jatim men­­cetak kemenangan 3-0. Pu­tra Jatim yang di­per­kuat M Husein, Ficky Su­pit, RB Achmad Safii, Ju­lius Dwi C dan Fando Adi­la menga­lahkan Sulawesi Tengah dan Kepulauan Riau masing-ma­­­sing dengan 3-0.

Sedangkan putri Jatim ju­ga menyudahi lawan-la­wannya, Su­matera Selatan dan Bang­ka Belitung 3-0.
Jakarta yang juga men­ja­di unggulan belum turun arena sampai berita ini ditu­run­kan. Tim Ibu­kota baru ber­­­laga pukul 21.00 WIB menghadapi Kalsel untuk putra dan putri.

Dengan diperkuat Di­an Mi­­chael David Jacobs, Roc­ky Christopel Eman, Bagus Aji Saputra, Ronald Kadeira, dan Taufiq Dzi­kri, putra DKI diperkira­kan akan mudah men­jadi juara grup H yang ju­ga di­isi Maluku Utara dan Su­matera Utara.

Putri DKI dengan me­nge­tengahkan formasi Stel­la Pris­ka Palit, Rina Sintya. Mi­ra Fitria, Desi Ramadanti dan Anastasya Febian akan mu­­dah menguasi Grup R. DKI akan menghadapi Ma­lu­ku, Kal­sel dan Papua Ba­rat.

Menurut Ketua Bidang Pem­binaan Pengurus Besar Per­satuan Tenis Meja Selu­ruh Indonesia, Robert Her­ma­wan, pertan­dingan Pra-PON diikuti 23 daerah. Ber­da­sarkan ke­pu­tus­an Rapat Ker­ja Na­sio­nal PB PTMSI ma­ka tim yang akan dipilih lolos ke PON 2016 terdiri da­ri 23 putra dan 22 putri.

“Memang semua tim akan lolos. Namun Pra-PON te­tap berlangsung ketat ka­re­na tim-tim dae­rah tentu ingin meraih yang terbaik. Ter­utama pa­­ra tim unggul­an. Ini ju­ga bisa menjadi uji ke­­kuat­an awal sebelum terjun di PON nanti,” ujar Ro­bert.

Pelatih Papua, Anang S mem­benarkan hal itu. Mes­kipun tiket ke PON sudah di­raih namun timnya tidak akan main-ma­in. Para pe­mainnya diins­truksikan un­tuk tetap tam­pil ngotot. “Kita ingin meraih yang ter­baik. Pertan­ding­an di sini ju­ga menjadi penilai­an dae­rah. Maka kami ti­dak ingin pu­lang dengan malu jadi ha­rus bisa me­raih tempat ber­gengsi,” ucapnya.

Pra-PON hanya mempertandingkan nomor beregu pu­tra dan putri. Untuk per­se­orangan akan dipertan­ding­kan pada Kejua­ra­an Nasional juga di Ban­dung mulai 22 – 25 Okto­ber. Pada Kejurnas ini geng­si pemain akan diuji terutama dalam memburu gelar terbaik nasional. (arw)

Sumber:

Baca Selengkapnya ....

Tim Tenis Meja Putra Kalsel Lolos Seleksi Pra Pon Bali

Posted by Ali wardhana 0 komentar
Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kalsel mengirimkan sepuluh atlet untuk mengikuti babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) yang digelar pada 19-26 Oktober 2015, di GOR Lila Bhuana, Bali. 

Tim tenis meja Kalsel (sumber: bpost.co.id)
Sepuluh atlet yang akan dikirimkan ke Bali terdiri atas enam atlet putra Gilang Ramadan, Jack Donald, Deri Herdiana, Ferdiand, Buyung Irawan dan Ahmad Rudi dengan didampingi pelatih Haryono Wong, serta empat atlet putri Aprilia Moedy, Meisy R, Adelina dan Aulia Rahmi dengan diarsiteki pelatih Ahmadi.




Tim beregu putra yang dikomandoi Gilang Ramadan  berhasil masuk 8 besar setelah mengalahkan tim NTT dan Sulbar masing-masing 3-0. Pada babak perempat final Tim beregu pria Kalsel berhasil menumbangkan Yogyakarta dengan skor 3-0. Dan hari ini di semifinal berhadapan dengan jawa Timur.

Berarti tim beregu putra berhasil lolos pada kualifikasi Pra Pon dan mendapatkan tiket untuk mengikuti PON XIX di Bandung

Kesuksesan tim puta tak diikuti oleh tim putri. Aprilia cs pada hari pertama berhasil menundukkan Aceh 3-1, tapi kemudian ditekuk oleh Papua Barat dengan skor 0-3.





Baca Selengkapnya ....

Kabar Tim Pra Pon Tenis Meja Jatim

Posted by Ali wardhana Senin, 19 Oktober 2015 0 komentar

Tenis meja Indonesia sepertinya masih dirundung "masalah krusial". Dualisme kepengurusan telah "memusingkan" banyak PTMSI di daerah. Kubu Marzuki Ali didukung KONI Pusat sedangkan PTMSI Oegroseno sudah diputuskan MA sebagai organisasi PTMSI yang sah secara hukum.

Salah satu problem yang muncul terkait dengan dualisme kepengurusan ini saat menghadapi event Pra Pon 2015.

PTMSI setiap provinsi pasti dibikin mumet karena event seleksi Pra Pon dilaksanakan oleh masing-masing kepengurusan PB PTMSI yang bertikai pada tanggal yang bersamaan tapi tempat yang berbeda

Event Pra Pon pertama dilaksanakan di Bandung pada tanggal 18-25 Oktober 2015 yang digelar PB PTMSI versi Marzuki Ali. Undangan Pra Pon ditanda tangani oleh Sekjen Anton Suseno dan diperkuat dengan surat penegasan dari KONI pusat yang diteken oleh Ketua Umum Tono Suratman.

Undangan Pra Pon kedua dari PP (Pengurus Pusat) PTMSI yang ditandatangani oleh Ketua Umum Oegroseno. Event Pra Pon Versi PP PTMSI ini digelar di Bali pada tanggal 19-26 Oktober 2015.

Nah berikut ini redaksi akan mengutif berita dari konijawatimur.com. terkait dualisme pelaksanaan pra pon di Bandung dan Bali.mungkin bermanfaat bagi pengurus maupun insan tenis meja di Kalsel.. Oke Cekidoot beritanya.....

Koni Jawa Timur, 19 Oktober 2015

Tim tenis meja Jawa Timur (Jatim) tak mau terseret arus dualisme yang tengah melanda PB PTMSI. Oleh sebab itu, KONI Jatim memutuskan untuk mengikuti kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) di Bali dan Bandung, pekan ini.

Ficky Supit Santoso
                                             

Keputusan mengikuti dua pra-PON akhirnya diambil karena Jatim tidak mau mengambil risiko buruk. “Kami tidak tahu ke depan pra-PON mana yang diakaui. Jika hanya ikut salah satu dan salah, bisa jadi malah tidak bisa ikut PON,” jelas Kabid Binpres KONI Jatim, Irmantara Subagyo.

Maklum jika KONI Jatim tidak mau berpihak. Sebab cabang olahraga (cabor) tenis meja termasuk andalan Jatim. “Persiapan yang kami lakukan sudah panjang. Kami ingin tenis meja bisa lolos di semua nomor yang dilombakan,” imbuh pria yang akrab dipanggil Ibag ini.

Seperti diketahui, PB PTMSI dibawah Ketum Oegroseno mengelar pra-PON di Bali. Sedangkan, PB PTMSI yang diketuai Marzuki Ali, yang diperkuat oleh surat dari KONI Pusat, juga mengelar pra-PON di Bandung.
“November ini ada pergantian Ketum KONI Pusat, kalau Pak Tono Suratman tidak jadi ketum lagi, dan PTSMI yang sah Pak Oegroseno, bagimana?” ucapnya.

Namun, akibat tampil di dua even Pra PON Jatim terpaksa menambah dua atlet baru diluar program Puslatda. “Tim akhirnya dibagi dua, satu turun di Bandung satu di Bali. Ada dua tambahan atlet yang kita turunkan di Bali,” ujar salah satu pelatih tenis meja Jatim, Elias Mustaqim.

Oke gan begitu Kabar Tim Pra Pon Tenis Meja Jatim menghadapi dualisme pelaksanaan Pra Pon tenis Meja...pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan Kalsel?

sumber:
http://konijawatimur.com/?p=3463


Baca Selengkapnya ....

Ali dan Aulia Raih Peringkat I Tenis Meja Dies Natalis Unlam ke-57

Posted by Ali wardhana Jumat, 18 September 2015 0 komentar
Perwakilan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unlam berhasil menduduki peringkat I pada "Kejuaraan Tenis Meja Dies Natalis Unlam Ke-57". Dua wakil tersebut adalah :

1. Ali Wardhana, SP, M.Si (Dosen Fak Ekonomi Unlam)
2. Aulia Rahmi (Mahasiswa prodi Akuntansi Diploma III Fak Ekonomi Unlam)


Juara I Ali foto bersama peringkat 2,3, dan Wasit

Ali Wardhana, SP, M.Si meraih peringkat satu pada kejuaraan tenis meja antar dosen dan karyawan  setelah di final menaklukkan Drs. Abdul Hamid, M.Pd dengan skor 3-0. Sebelumnya di semifinal  Ali mengalahkan Ir. Abdul Aziz, M.Sc dengan skor 3-2 


Perempat Final, Ali tundukkan Tri (Dosen JPOK FKIP)



Berikut dafatar peringkat kejuaran tenis meja antar dosen dan karyawan pada Dies Natalis Unlam ke-57

Peringkat I   : Ali Wardhana, M.Si (Fak Ekonomi dan Bisnis)
Peringkat II  : Drs. Abdul Hamid, M.Pd (JPOK FKIP)
Peringkat III : Ir. Abdul Aziz, M.Sc (Fakultas Pertanian)
Peringkat IV : Rahmadiansyah, (UPT perpustakaan)

Selain mempertandingkan katagore untuk dosen dan karyawan, Kejuaraan Tenis Meja Dies Natalis Unlam ke-57 juga mempertandingkan katagore antar mahasiswa


Untuk Katagore anatar Mahasiswa, Aulia Rahmi (Prodi Akuntansi Diploma III FEB) berhasil mendududki peringkat I setelah di partai final berhasil menaklukan Meisy (JPOK FKIP) dengan skor 3-1.

Atas prestasinya di cabang tensi meja ini, Aulia Rahmi dan Meisy akan mewakili Kalsel dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2015 yang akan diselenggarakan di Aceh.

Baca Selengkapnya ....

Kejuaraan Tenis Meja Dies Natalis Unlam ke-57

Posted by Ali wardhana Minggu, 13 September 2015 0 komentar


Dalam rangka kegitana Dies Natalis Univeristas Lambung Mangkurat ke-57 diselenggarakan Kejuaran Tenis Meja antar dosen dan karyawab mulai tanggal 17 sampai dengan 19 september 2015

Untuk dosen dan karyawan yang berminat mengikuti kejuaraan tenis meja tersebut dapat melakukan pendaftran di:
BAK Rektorat Unlam telp 0511-3306694 atau 
Bapak Abdul Hamid 0812 519 31 81)

Demikian pemberitahuan ini disampaikan atas perhatian dankeikut sertaannya dalam kegiatan tersebut diucapkan terima kasih


A.n rektor
Wakil rektor I
ttd


DR. Ahmad Alim Bachri, SE, M.Si
NIP. 19671231 199512 1 002

Baca Selengkapnya ....

Tanah Bumbu Dominasi Pemula Putra di Kayuh Baimbai Cup I 2015

Posted by Ali wardhana Selasa, 18 Agustus 2015 4 komentar

Tanah Bumbu mendominasi Tunggal Pemula Putra untuk kelahiran tahun 2003, di Kejuaraan Kayuh Baimbai Cup I yang diselenggarakan di GOR Kompetem Gatot Subroto tanggal 15-17 Agustus 2015.

Di semifinal ada tiga pemain tunggal pemula putra yang berasal dari PTM Tanah Bumbu yaitu:
1. Hasim
2. Ihsan
3. Hilmi


Di babak final pemula putra bertanding "All Tanah Bumbu Final" antara Hasim dengan Hilmi yang akhirnya dimenangkan oleh Hilmi 3-1.

Sehingga urutan juara untuk tunggal pemula putra (kelahiran 2003) adalah:
1. Juara 1 :  Hilmi (Tanah Bumbu)
2. Juara 2 :  Hasim (Tanah Bumbu)
3. Juara 3 Bersama : Ihsan (Tanah Bumbu) dan Haikal (Hippindo)

Baca Selengkapnya ....

Hasil Lengkap Kejuaraan Tenis Meja Kayuh Baimbai Cup I se Kalimantan 2015

Posted by Ali wardhana 5 komentar

Gilang/Jack Juara 1 Ganda Umum
Banjarmasin memang tak pernah sepi dengan kejuaraan tenis meja. Setelah event Kompaktama yang digeber oleh PTMSI Kota Banjarmasin, kemudian dilanjutkan kejuaraan tenis meja POR Korpri se Kalsel. Kini Insan tenis meja mendapatkan kompetisi berkelas pada kejuaraan tenis meja “Kayuh Baimbai Cup I”

Kejuaraan tenis meja Kayuh Baimbai Cup I se Kalimantan  ini sendiri dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus s.d. 17 Agustus 2015. Ada 5 nomor pertandingan yang akan dilombakan mulai dari tunggal pemula putra, tunggal pemula putri, beregu divisi II, tunggal putra divisi III dan terakhir ganda putra umum. Pertandingan dilaksankanan di gedung Kompetem Jl Kayu Putih Gatot Subroto Timur III Banjarmasin.



Ahmadi sebagai ketua penyelenggara sangat gembira dengan antusiame peserta kejuaraan ini. “Peserta yang mendaftar untuk katagore tunggal divisi III saja lebih dari 100 orang, Ini belum 4 katagore yang lain”. Pemain yang mengikuti event ini berasal dari wilayah Kalsel dan Kalteng.

Adapun Hasil Pertandingan adalah sebagai berikut :

1. Tunggal Pemula Putra (Kelahiran 2003)
Juara I : Hilmi (Tanah Bumbu)
Juara II : Hasim (Tanah Bumbu)
Juara III Bersama : Haikal (Hippindo) dan Ihsan (Tanah Bumbu)

2. Tunggal Pemula Putri (Kelahiran 2003)
Juara I : Firna (Batola)
Juara II : Riska (HSU)
Juara III Bersama: Lia (Kompetem) dan Bela (Tut Wuri Handayani)

3. Beregu Divisi II (Non Pra PON dan PON di bawah tahun 2000)
Juara I : PTM Hippindo (Thoriq dan Fadillah)
Juara II : PTM HSS (Luthfi dan Ridailah)
Juara III Bersama :  PTM Gambut (Audi dan Imam)
                                  PTM Tut Wuri Handayani (Ilyas dan Aldi)

4. Tunggal/Perseorangan Putra Divisi III
Juara I : M Rizky (HST)
Juara II : H Ipul (Tanah Bumbu)
Juara III : Solihin (Trikora) dan Hilmi (Tanbu)

5. Ganda Umum OPEN
Juara I : Jack Donald/Gilang Ramadhan (Tut Wuri Handayani)
Juara II : Dery/Buyung Irawan (Tut Wuri Handayani)
Juara III Bersama : Rudy/Rozy (Tut Wuri H)
                                 Maydi/Rendy (Mujahidin)




Baca Selengkapnya ....

Rekam Jejak Menuju Tangga Juara dari Tim Tenis Meja Korpri Pemprov Kalsel

Posted by Ali wardhana Selasa, 11 Agustus 2015 2 komentar
Irwan Afiadin, Memberi Andil Besar Kemenangan Tim Pemprov


Tim Tenis Meja Korpri Pemerintah Provinsi Kalsel akhirnya meraih "Juara I" pada kejuaran tenis meja beregu POR Korpri 2015 Kalimanatan Selatan. Berikut ini adalah rekam jejak menuju tangga juara dari Tim Tenis meja pemprov Kalsel.

Di babak penyisihan Tim Pemprov Kalsel satu Pool dengan Pemkab Tanah Laut, Pemkab Balangan dan Korem. Tiga tim pesaing di Pool C tersebut semuanya dikalahkan Tim Pemprov dengan skor 2-0.

Setelah menjuarai Pool C, di babak 8 besar Tim Tenis Meja Pemprov berhadapan dengan Tim tenis meja Kota Banjarbaru dan kembali Tim Tenis meja Pemprov kalsel sukses menaklukannya dengan skor 2-0.

Pada babak semifinal, tim tenis meja Pemprov Kalsel di hadangan tim unggulan yaitu Pemkab Hulu Sungai Selatan. Pertandingan di babak semifinal berlangsung sangat dramatis.

Bermula saat pasangan ganda pertama Pemprov, Ahmadi/Husaini dengan susah payah mengalahkan ganda HSS, Ufik/madi dengan skor 3-2. Tapi Tim Tenis Meja HSS memenangkan partai selanjutnya saat tunggal andalan mereka Iyus secara tak terduga mampu mengalahkan Akhmad Yuliadi pemain tunggal Pemprov dengan skor 3-1. Hingga kemenangan tim tenis meja beregu ditentukan pada partai ganda terakhir.

Ketegangan merambah di official tim tenis meja Pemprov karena pasangan Ali/Irwan bermain sangat buruk dan tampak tegang. Ali/Irwan terlihat sangat terburu-buru dalam melakukan pukulan sedangkan pasangan ganda HSS, Rayhul cs yang kaya pengalaman, terlihat sabar dan jitu dalam penempatan bola, sehingga Ali/Irwan  tertinggal 2-0 dari pasangan ganda HSS, Rayhul cs.  Ini artinya tinggal 1 game lagi Tim tenis Meja Kabupaten HSS akan menyingkirkan Tim tenis meja Pemprov di babak semifinal itu. Official Tim tenis meja HSS terlihat cerah dan gembira.

Tim Tenis Meja Korpri Kab. HSS


Dengan penuh kesabaran Ilyas, coach Tim Tenis Meja Kalsel membimbing Ali/Irwan saat jeda permainan. Pada game ketiga angin mulai berubah, terlihat pasangan ganda Ali/Irwan tak lagi melakukan kesalahan, mereka tampak tenang setiap melakukan pukulan. Hingga skor berubah menjadi 2-1. Pada game keempat
Ali/Irwan semain membaik permainnanya. Serve pendulum Irwan dapat dikonversikan Ali dengan pukulan smash dan spin yang mematikan. skor menjadi 2-2

Muhammad Ilyas, pelatih Tim Tenis Meja Korpri Pemprov


Sekarang angin berbalik arah 180 derajat (jukung tabalik jar urang banjar), di set terakhir ganda HSS, rayhul cs semakin banyak membuat kesalahan, sementara Ali/Irwan semakin mantab dan percaya diri...hingga game terakhir akhirnya di menangkan pasangan ganda pemprov, Ali dan Irwan, skor akhir 3-2. Official Tim tenis meja Kalsel yang tadinya murung berjingkrak gembira. Karena tak menyangka pasangan Ali/Irwan dapat membalikkan keadaan. Dan yang pasti Kemenangan Ali dan Irwan atas pasangan Rayhul cs (HSS) menghantarkan Tim tenis meja beregu Pemprov kalsel ke Final.

Luar bisa pasangan ini, biasanya sangat sulit bagi pemain untuk keluar dari tekanan setelah tertinggal 2-0, apalagi ini adalah partai  penentu kata H. Ahim (sesepuh komunitas Tenis meja Banjarmasin). 

"Kunci kemenangan, saat Ali/Irwan mampu mengalahkan ego dirinya timpal Ahmadi menambahkan, "mereka mampu kembali bermain tenang dan rileks, hingga pukulan terbaik yang mereka miliki mampu dikeluarkan.

Akhir yang manis akhirnya digapai tim tenis meja pemprov Kalsel setelah di babak final mampu menaklukkan kandidat juara, Tim Tenis Meja Kota Banjarmasin dengan skor 2-1.
Baca juga Tim Tenis Meja Pemprov Kalsel Juara I POR Korpri

Husaini Santay Usai Memenangkan Partai Final




Akhmad Yuliadi, Si Petarung Sejati

Ahmadi (Biru) , Pemain Andalan Tim Korpri Pemprov

Ali Wardhana, Tak Ada Kata Menyerah

DR. H. Amka, M.Si Manajer Tim Tenis Meja Korpri Pemprov

Rekam Jejak menuju Tangga Juara Tim Tenis Meja Korpri Pemprov Kalsel :

Pemprov Kalsel vs Balangan 2-0
Pemprov Kalsel vs tanah laut 2-0
Pemprov Kalsel vs Korem 2-0
Pemprov Kalsel vs Banjarbaru 2-0 (perempat final)
Pemprov Kalsel vs Hulu sungai selatan 2-1 (semifinal)
Pemprov Kalsel vs Kota Banjarmasin 2-1 (final)

Tim Tenis Meja Korpri Kalsel :

Manajer : DR. H. Amka, M.Si
Pelatih : Muhammad Ilyas
Pemain :

Ahmadi
Husaini

Akhmad Yuliadi
Irwan Afiadin
Ali Wardhana
Gusti





Baca Selengkapnya ....

Tim Tenis Meja Pemprov Kalsel Juara I POR Kopri 2015

Posted by Ali wardhana 2 komentar
Tim Pemprov foto bersama Tim Pemkot Bjm

Tim tenis meja beregu Pemerintah Provinsi Kalsel meraih juara I POR Kopri 2015 Kalimantan Selatan setelah di babak finall menaklukkan tim tenis meja beregu Pemerintah Kota Banjarmasin dengan skor 2-1.
Babak Final yang diselenggarakan di aula "Saraba Sanggam" (11/08/2015) berlangsung seru dengan disaksikan ratusan pasang mata.

Di awali dari kemenangan pasangan ganda Ali Wardhana/Irwan Afiadin(Pemprov Kalsel)  atas pasangan Asa/Yanto (Pemkot Bjm) dengan skor 3-0. Berikutnya Tim Tenis Meja Pemkot Banjarmasin menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah partai tunggal dimenangkan Toriq 3-0 atas Akhmad Yuliadi (Pemprov).

Kemenangan Pemprov Kalsel di pastikan setelah ganda terakhir mereka Husaini/Ahmadi dapat menaklukkan pasangan ganda pemko Bjm, Gaba/Azhar dengan skor 3-2.

Sebelumnya di partai semifinal Pemprov Kalsel menundukkan Pemkab Hulu Sungai Selatan dengan skor 2-1 dan Pemko Banjarmasin mengalahkan Pemkab Banjar juga dengan skor 2-1

"Kami beruntung dapat juara, soalnya di semifinal kami hampir dikalahkan Pemkab Hulu Sungai Selatan" kata Irwan Afiadin. Hanya nasib baik yang membuat kami menang dan juara katanya merendah.

"Kekuatan tenis meja Korpri di tahun 2015 ini sudah semakin merata, atlet-atlet  kab/kota memiliki skill dan teknik yang baik,  Alhamdulillah kami bisa juara timpal Akhmad Yuliadi salah satu anggota tim tenis meja pemprov.

Ahmadi (biru) Tulang Punggung Tim Tenis Meja Pemprov Kalsel

Berikut ini peringkat kejuaran beregu tenis meja POR Korpri Kalsel 2015
1. Pemerintah Provinsi Kalsel
2. Pemerintah Kota Banjarmasin
3. Pemkab Hulu Sungai Selatan dan Pemkab Banjar






Baca Selengkapnya ....

Abi Raih Emas Tenis Meja O2SN 2015 di Makasar

Posted by Ali wardhana Kamis, 06 Agustus 2015 2 komentar

 

Irman Qurtubi (Abi) petenis meja andalan Kalimantan Selatan akhirnya juara 1 dan raih emas cabang tenis meja tingkat SMP pada Olimpiade Olahraga dan Siswa Nasional (O2SN) 2015 di Makasar, setelah di babak final menundukkan  Ragga Gusti Diningrat (Dada) petenis meja dari Ranah Sunda (Majelengka, Jawa Barat), 3-0.

Pada pertandingan tersebut Dada betul-betul jadi bulan-bulanan Abi. Terlihat betul atlet andalan Jabar ini sangat kesulitan menghadapi bola-bola unik dari karet pimple out miliki Abi. Dan seperti biasanya Abi akan memberikan Punishment (hukuman) bagi lawannnya yang kebingungan saat ketemu karet bintiknya dengan forhand spin dan forhand smash yang akurat dan terukut

Dada, petenis meja andalan Jabar yang ditekuk Abi (Kalsel)

Sebelumnya pada  pagi hari (7/8/2015) Abi, telah berhasil menjinakkan Jawara Minang (Sumatera Barat), Amir Usamah dengan skor 3-2.

Amir usamah bukanlah lawan yang sembarangan..anak ini diberi gelar oleh media di Sumatera Barat sebagai Raising Star from Agam (Bintang Bersinar dari Kab. Agam Sumbar) karena prestasinya yang mentereng di tenis meja.

Karena kepincut dengan permainannya saat O2SN 2011 di Surabaya, dia direkrut oleh klub terkenal di Jakarta untuk latihan di Table Tennis School Condet Raya Jakarta dan diproyeksikan kedepannya menjadi atlit nasional. Bahkan baru 6 bulan latihan di Table tennis School Condet raya Jakarta, Amir Usamah sudah ditunjuk untuk pergi ke negeri Cina untuk melakukan tur pertandingan internasional.

Abi memang memiliki talenta yang luar biasa, anak ini latihan dengan media seadanya..tanpa robot dan tanpa teknologi modern, pokoknya sangat natural, tapi Abi dapat meruntuhkan 3 Raising Star yang berasal dari 3 daerah yang merupakan gudang atlet nasional tenis meja seperti Jatim, Sumbar dan Jabar.
Ya bermula dari Riky Sadewa Bimantara yang merupakan atlet kebanggaan Jawa Timur ditekuknya 3-1, kemudian Amir Usamah pemain "santiang" (hebat) asal Minang (Sumatera Barat) di taklukkkanya dengan 3-2 dan terakhir Dada, jawara dari Jawa Barat yang diberi gelar "Kecil-Kecil si Cabe Rawit" dari media Jabar, diluluhlantakkan dengan skor 3-0.
Kepiawaiannya memainkan karet bintik mengingatkan masyarakat Kalsel dengan Haryono, mastro tenis meja Kalsel yang berhasil meraih emas Sea Games.

Kerja keras dari orang tuanya Muhammad Gabarudin yang merupakan juara 3 veteran nasional dalam menemani Abi latihanmemang patut diapresiasi. Penulis tahu betul bagaimana peran orangtuanya membawa Abi kecil latihan dari satu tempat pembinaan ke tempat pembinaan lainnya.

Satu hal yang menonjol dari bocah ini adalah mental tanding yang luar biasa serta kecerdasannya dalam membaca permainan, padahal baru duduk dibangku SMP. Ya mental juara..ini yang tidak banyak dimiliki pemain tenis meja saat ini. Abi juga dikenal sebagai pekerja keras saat latihan.

Tentu kesuksesan anak ini tak lepas dari andil berbagai pihak terutama komunitas tenis meja Banjarmasin. Dengan penuh kesabaran para anggota komunitas tenis mjea Banjarmasin mau menemani Abi melakukan sparring hingga permainan unik dan cerdik dari anak ini makin terasah.

Belum lagi saran beberapa mentor kenamaan mulai dari pelatih senior seperti H Nasir, Imay, Rahmadi, Haryono, Gilang, Didi hao hingga rekan-rekan senior pecinta tenis meja yang tak dapat disebutkan satu persatu.

Keberhasilannya juga tak luput dari dukungan yang kuat dari pengurus PTMSI kalimantan Selatan dan pembinaan dari Dinas pendidikan Kota serta Dinas Pendidikan Provinsi

Selamat buat Abi...terus lah berprestasi...dan jadilah terus Snowball (salju mneggulung) yang akan terus menggulung lawan -lawan tandingmu di even apapun....

Baca Selengkapnya ....

Shopia Hanifah dan Muhammad Rezeki Angkat Martabat Tenis Meja Kalsel di Palembang

Posted by Ali wardhana 3 komentar
Shopia Hanipah atlit Mts Kalsel peraih perak tenis meja Aksioma Nasional 2015 di Palembang

Shopia Hanipah atlet tenis meja puteri tingkat MTs Kalimantan Selatan menyumbangkan medali perak pertama untuk kontingen Kalsel pada Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) Tingkat Nasional di Palembang 2015

Bertanding di gedung Sekolah Olahraga Nasional Sriwijaya (SONS)  hari Kamis (06/08/15)  pada babak final Shopia yang berasal dari Barabai Kalimantan Selatan, dipaksa takluk oleh  Adela Putri petenis meja dari Jawa Timur.  Shopia harus mengakui keunggulan Adela yang mengalahkannya dengan skor 6-11 dan 8-11. “Musuhnya berat, dan tehniknya bagus,” ujar Shopia mengakui keunggulan lawannya.

Usai pertandingan Muhriadi yang merupakan pelatih tim tenis meja Aksioma Kalsel menilai  sebenarnya kemungkinan untuk menang bagi Shopia ada. “Point yang di dapat oleh lawan sebenarnya dikarenakan kesalahan pengembalian bola oleh Shopia bukan karena serangan dari musuh,” ungkapnya. “Apapun hasilnya, saya tetap bangga atas penampilan semua peserta, khususnya Shopia dan teman-temannya, semoga kedepannya dapat lebih baik lagi,” katanya.

Sebelum melaju ke final shopia telah melibas peserta dari Sumatera Utara dan Jambi

Sementara itu, Muhammad Rezeki, atlit tenis meja tingkat Madrasah Aliyah (MA) berhasil masuk  babak 4 besar. Sayang. Sebelumnya di babak 4 besar tersebut, ia mampu mengalahkan peserta unggulan dari Jatim dengan mudah.
Dan di babak penyisihan serta 8 besar, Muhammad Rezeki mampu melibas atlit tenis meja dari Aceh dan Maluku.

Muhammad Rizki (biru) saat bertanding dengan peserta dari Aceh

Rezeki Saat Perebutan Juara 3 MA dengan M. Ikmal (Jabar)

Selamat untuk Shopia Hanifah dan Muhammad Rezeki, kami warga Kalsel bangga atas prestasi yang anda torehkan...dan teruslah berlatih...agar prestasi nya semakin mengkilat di masa yang akan datang


Baca Selengkapnya ....

Panderan di Getek

Buat Akun Email Google | Copyright of PTMSI Banjarmasin.